Mulai usaha tanaman

Peluang Dan Strategi Industri Kreatif Di Period Pandemi Covid

Published (updated: ) in Bisnis Advertising.

Setelah konsumen menentukan desain yang diinginkan, Anda tinggal mencetaknya di permukaan case yang sudah dipilih. Seperti yang diketahui, pengiriman barang atau bahan baku dari luar negeri, terutama dari Tiongkok, masih mengalami keterlambatan. Guna mengatasinya, Anda bisa memilih supplier lokal dibandingkan provider dari luar negeri. Namun, ada hal penting yang perlu diingat oleh para pemilik bisnis ketika menggunakan cell payment, yakni pilihlah alat atau aplikasi yang mampu menerima semua jenis pembayaran. Mengola jadwal shift karyawan akan merepotkan bila dilakukan secara guide menggunakan kertas.

Pandemi menyebabkan wisatawan yang berkunjung turun drastis, otomatis hal ini berdampak pada penjualan dan pendapatan yang dihasilkan suatu produk. Maka dari itu, tiap pengusaha harus segera menciptakan terobosan baru dalam bisnis yang dirintisnya,” paparnya. Masa pandemi harusnya dijadikan peluang untuk merumuskan strategi baru dalam bisnis yang dijalankan sehingga bisa bertahan dan nilai penjualannya meningkat. Ia sudah pernah menerapkan strategi bisnis saat orang lain belum terpikirkan. Maka, tak ada salahnya juga meskipun pandemi, kita tetap optimis untuk membuat perubahan-perubahan dalam berbisnis. “Kondisi ini terjadi juga dalam usaha GMT Group dengan berbagai kegiatan usahanya. Dimana saat masa pandemi meningkat signifikan perlu ditopang oleh strategi aktivitas digital yang simultan dan kerja keras tim,” terang Yirtzal.

Untuk memulai peluang usaha rumahan di saat Pandemi seperti sekarang ini, yang perlu dilakukan adalah memaksimalkan bakat dan minat untuk membuat sesuatu sehingga diminati atau dibutuhkan orang lain. Masa Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar terhadap sektor perekonomian Indonesia. Berbagai usaha makro hingga mikro pun turut merasakan ‘kemacetan’ bisnis. Dalam menyiasatinya, berbagai pelaku usaha melakukan adaptasi dan mode survival agar bisnis tetap menghasilkan di tengah Pandemi. Jika Anda memilikiskillyang mumpuni di bidang ini, Anda bisa menjadikannya peluang sebagai bisnis kecil-kecilan yang menguntungkan.

Mermbuat bisnis di era pandemi

Masker kain premium memiliki perbedaan pada kualitas jenis kain yang digunakan, serta warna dan motif yang beragam. Virus corona atau Covid-19 yang ditetapkan World Health Organization sebagai pandemi di seluruh dunia memberi dampak besar untuk perekonomian. Minat beli konsumen menurun akibat masa karantina yang panjang membuat sebagian industri mati suri. COD atau Cash On Delivery merupakan istilah yang digunakan untuk transaksi jual beli daring yang mempertemukan penjual dan pembeli secara langsung saat penyerahan barang dan pembayaran.

Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 8 jam waktunya di setiap hari hanya untuk bermain gadget. “Itu sangat gila, tetapi bisa menjadi peluang besar untuk bisnis kita,” pungkasnya. Creativity, yaitu tentang melakukan sesuatu agar orang lain mengetahui bisnis kita. Jadi berbisnis bukan sekadar membuat produk, membuat media sosial, foto-foto cantik, lalu diposting. Oleh karena itu, kita harus melakukan kreativitas, misalnya mengirim produk ke teman-teman atau influencer yang tepat sesuai goal pasar dan meminta bantuan mereka untuk memposting atau mempromosikan produk kita. Setidaknya cara seperti itu bisa mengenalkan produk kita secara lebih luas.

Itu dia 5 strategi yang bisa Anda lakukan untuk tetap menumbuhkan bisnis di tengah pandemi COVID-19. Kami harap ulasan ini dapat membantu Anda untuk melindungi bisnis Anda dari serangan virus corona. Di masa seperti ini, Anda sebagai pelaku UKM mungkin merasa sulit dan putus harapan untuk tetap menumbuhkan bisnis Anda. Namun, dengan menciptakan solusi dan membuat perencanaan operasional, penjualan, dan permodalan yang matang, Anda pasti mampu bertahan dari COVID-19 yang menyerang bisnis Anda. Tetap jaga semangat dan optimis, jadilah #UKMTangguh di tengah ancaman pandemi.

Belajar dari The Great Depression untuk mengatasi tantangan ini, bisnis perlu mempertanyakan, menilai kembali, dan mendefinisikan kembali strategi dan tujuan mereka. Bisnis harus memeriksa dan membuat keputusan matang agar mampu mempertahankan usaha yang dibangun era new regular. Sementara itu, Marizna, Owner of Bakpiapia Solusi Galaksi selaku pemateri kedua berpesan pentingnya inovasi produk untuk menyesuaikan dengan situasi terkini.

Ada sebagian UMKM yang harus mengurangi kegiatan, tidak sedikit juga yang harus memangkas karyawan hingga berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Adanya protokol kesehatan ketat yang dilakukan pemerintah, membuat banyak orang masih mengandalkan membeli makanan secara online untuk sehari-hari, entah itu melalui aplikasi atau media sosial. Setiap pelaku bisnis F&B harus memiliki mindset bahwa sektor F&B adalah kebutuhan pokok, sehingga tentu saja masih ada peluang untuk berkembang. Kondisi pandemi yang berdampak pada beralihnya bisnis melalui jalur on-line, membutuhkan associate yang bisa memastikan produk diterima konsumen dengan cepat dan aman. Karenanya, layanan logistik similar day supply menjadi populer untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehari-hari.

Meski pemerintah setempat dan di berbagai daerah sudah mulai memberlakukan fase New Normal untuk bisa beraktivitas kembali di masa pandemi, hal itu belum cukup untuk bisa mengembalikan kondisi perekonomian seperti sedia kala. Untuk mendukung kesuksesan bisnis on-line, pemahaman tentang digital advertising juga dibutuhkan oleh pelaku bisnis. Alasannya, 82% konsumen akan melakukan riset produk atau jasa secara online. Sayangnya, belum banyak pebisnis yang menguasai digital marketing dengan baik.

“Ada yang buka rental mobil, jual frozen meals, kuliner, atau yang berbasis platform social media,” kata Puguh. Bisnis masker kain juga memberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha lain seperti industri kreatif. Misalnya, penjual masker bekerja sama dengan ilustrator untuk membuat masker bercorak yang disisipi pesan positif plus penyisihan dana untuk donasi. Menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu bentuk empati kepada pelanggan agar mereka tidak was-was saat menerima makanan yang dibeli. Farid Fatahillah, Associate Consultant Iventure dikutip dari , mengatakan bahwa krisis pandemi COVID-19 adalah ajang bagi model untuk berempati, lebih peduli dan memberikan solusi. Saat ini, Malang Strudel fokus memproduksi produk untuk warga Malang yang membutuhkan camilan seperti kue, roti, keripik, dan lain-lain.